Penutup belakang atau cover TV yang lembab mengakibatkan letupan dari flyback.
Assalamu'alaikum warohmatullohi wabarokatuh.
Pengunjung yang budiman, setelah sikitar setengah tahun Maswar Servis absen tidak membuat postingan,kali ini kembali hadir untuk berbagi pengalaman yang sempoga saja bermanfaat khususnya bagi pemula di dunia tehnisi pertelevisian. Bagi pengunjung yang kebetulan seorang tehnisi televisi senior tentunya postingan Maswar Sarvis kali ini tak terlalu banyak bermanfaat karena merupakan hal yang sudah biasa.
Kasus ini terjadi pada pesawat televisi milik tetangga yang mati total dan diinformasikan pula bahwa sebelum mati sering terdengar ledakan-ledakan dari dalam pesawat televisi. Berdasar info yang diberikan si pemilik maka dugaan awal adalah antara flyback rusak, tabung lembab dan transistor horizontal mati.
Operasi dimulai dengan membuka penutup belakang televisi dan di8ketahui bahwa tivi merupakan hasil rekondisi atau barang bekas yang dirakit kembali,dengan mesin dan box baru. Sedangkan tabungnya adalah tabung bekas.Pesawat dicoba dihidupkan dan terdengar suara berdenging.Langsung saja ukur transistor horizontal dan ternyata short. Hati kecil mengatakan flyback sepertinya rusak meskipun secara fisik bagus.Tetapi karena tak punya persediaan flyback dan toko elektronika berjarak 25 kilo meter di kota Nganjuk sana, terpaksa hanya ganti transistor horisontalnya saja.Setelah diganti dan dicoba alhasil transistor horisontal jebol lagi.Yakinlah sudah flyback juga rusak. Akhirnya mau tak mau harus ke kota Nganjuk untuk membeli flyback dan juga persediaan transistor horizontal.
Singkat cerita setelah diganti transistor horizontal dan flyback tivi bisa nyala.Kasus susulannya adalah semburan tegangan ektra tingga dari anoda flybak melompat ke luar karena tabung berdebu dan cukup lembab.Setelah dilap dengan menggunakan lap kering dan dicoba hasilnya cukup memuaskan.Dirasa sudah aman maka penutup belakang televisi dipasang dan diletak kan pada meja yang bisanya untuk menempatkannya.
Lho kok ada sura ledakan lagi dari dalam televisi, ada apa lagi ini ? Terpaksa dibuka lagi dan ternyata bagian dalam cover seperti mengembun.Tanpa pikir panjang dibikin kering saja embun tersebut dan alhamdulillah masalah selesai.Semoga pengalaman kecil ini bisa membawea manfaat yang cukup besar. Amiin.
Untuk artikel lain tentang elektronika kunjungi secara rutin http://cahsluwur.blogspot.com
Pada awalnya blog ini membahas tentang listrik dan elektronika, namun setelah sekian lama vakum kini hadir lagi dengan pembahasan yang lebih luas. Semoga bisa memberikan manfaat untuk semua pengunjung.
Translate this page ( Terjemahkan halaman ini )
Cari Blog Ini
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Terbanyak dikunjungi 7 hari terakhir.
-
Prinsip kerja televisi dari pemancar sampai ke penerima. Assalamu'alaikum warohmatullohi wabarokatuh. Pengunjung blog yang budiman...
-
Alat pijat badan dengan sistem getaran rusak gak bisa fungsi. Assalamu'alaikum warohmatullohi wabarokatuh. Para pengunjung yang budi...
-
Cara mengatasi peswat telwvisi yang layarnya penuh dengan titik-titik hitam putih seperti ribuan semut. Assalamu'alaikum warohmatulloh...
-
TV merk Votre 29" mati total. Assalamu'alaikum warohmatullohi wabarokatuh. Para pengunjung blog yang budiman ,selamat berjumpa ...
-
Data pin flyback BSC 59HI pada televisi Polytron tabung 21". Assalamu'alaikum warohmatullohi wabarokatuh. Para pengunjung blog...
-
Menggunakan satu antena penerima untuk dua buah televisi. Assalamu'alaikum warohmatullohi wabarokatuh. Selamat datang bagi pengunju...
-
Tips menyesuaikan nilai tertulis dengan kode warna. Gelang ketiga sebagai penentu. Assalamu'alaikum warohmatullohi wabarokatuh. Jan...
-
Bagaimanakah cara menangani kerusakan kipas angin yang baling-balingnya tidak berputar ? Assalamu alaikum warohmatullohi wa barokatuh. Post...
-
Mengenal AVO meter atau multitester analog. Assalamu'alaikum warohmatullohi wabarokatuh. Pengunjung yang budiman selamat berjumpa ...
-
Cara setting bias dan DC ofset pada power amplifier kelas AB . Assalamu'alaikum warohmatullohi wabarokatuh. Para pengunjung yang bud...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar